Pencarian berlanjut untuk satu yang masih hilang setelah kapal feri Indonesia terbakar

Tim pencari sedang mencari satu orang hilang setelah menyelamatkan ratusan orang dari kapal penumpang yang terbakar di Laut Maluku, kata pejabat setempat, Minggu (30 Mei).

KM Karya Indah sedang melakukan perjalanan di pelosok nusantara, dari Ternate di Provinsi Maluku Utara menuju Sanana di Pulau Sulabes, saat kebakaran terjadi pada Sabtu pagi.

Rekaman dramatis dari Badan Pencarian dan Pertolongan Indonesia menunjukkan kapal itu diselimuti asap dan sebagian kapal terbakar ketika penumpang dengan rompi pelampung melompat dari dek ke sekoci.

“Ada 275 orang di dalamnya, 274 telah dievakuasi dengan selamat,” kata Muhammad Arafah, kepala tim pencarian dan penyelamatan setempat kepada Kompas TV, Minggu.

“Satu orang, seorang pria berusia 43 tahun, masih dalam pencarian.” Ia menambahkan, sedikitnya 35 penumpang adalah anak-anak.

“Pencarian masih berlanjut. Rencana pencarian dan penyelamatan hari ini (akan dilakukan) oleh tim SAR gabungan,” tambah Arafah.

Lebih dari selusin awak telah ditahan dan diinterogasi oleh polisi setempat untuk menentukan penyebab kebakaran.

Laporan awal menunjukkan api mungkin berasal dari ruang mesin, dan pejabat Indonesia mengatakan mereka sedang menyelidiki penyebab insiden tersebut.

Kecelakaan laut sering terjadi di Indonesia karena standar keselamatan yang buruk. Tetapi feri penumpang banyak digunakan untuk transportasi di sekitar 17.000 pulau di kepulauan itu.

Pada 2019, 21 orang tewas ketika sebuah kapal feri yang kelebihan muatan tenggelam di lautan lepas pantai utara Jawa.

Pada tahun 2018, sekitar 160 orang tenggelam ketika sebuah feri Indonesia tenggelam ke kedalaman salah satu danau terdalam di dunia di pulau Sumatera. Dan lebih dari 300 orang diperkirakan tenggelam pada tahun 2009 ketika sebuah feri tenggelam antara Sulawesi dan Kalimantan.

Jika Anda menginginkan berita-berita terbaru dan menarik Anda dapat mengunjungi berita terbaru hari ini di seluruh dunia yang terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *